Tentang Kami
Tentang GKJ Nguter
Mengenal lebih dalam panggilan, sejarah, dan pelayanan GKJ Nguter
Visi Menjadikan Gereja Sebagai Garam & Terang
Arti GARAM DAN TERANG; Generatif, Atraktif, Regulatif, Aplikatif, Mutualistik, Dedikatif, Autentik, Naturalistik Transformatif, Edukatif, Realistik, Afektif, Numeratif, Gramatik.
Gereja yang tumbuh dan berblak secara GENERATIF, bergerak secara ATRAKTIF, berpegang sesuai hukum hukum Allah yang bersifat REGULATIF dan diterapkan secara APLIKATIF simultan dengan Iptek, sehingga memenuhi standart MUTUALISTIK untuk saling menghidupi penuh semangat DEDIKATIF tanpa meninggalkan ciri AUTENTIK, bersama budaya yang bersifat NATURALISTIK Gereja yang TRANSFORMATIF, EDUKATIF, REALISTIK, AFEKTIF, NUMERATIF, berdasar pada konsep Kasih dan tetap berpegang pada nilai-nilai. norma GRAMATIK. Tujuan Gereja
Presisi sebagai Instrumen Illahiah untuk keselamatan manusia dengan satu tujuan, menjadikan: GARAM DAN TERANG.
Sejarah GKJ Nguter
Awal Pertumbuhan
GKJ Nguter berakar dari pelayanan Gereja Kristen Jawa Begajah. Benih iman itu menyebar ke dua arah: ke utara menjadi GKJ Sukoharjo, dan ke selatan berkembang menjadi GKJ Nguter. Pertumbuhan ini terjadi karena pemeliharaan Tuhan melalui hamba-hamba-Nya yang setia melayani sejak awal, yang layak dikenang dan didokumentasikan sebagai bagian dari sejarah gereja. Ibadah istimewa menandai berdirinya gereja ini pada Rabu, 25 Juni 2008, dipimpin oleh Pendeta Emiritus Thomas Sukamsi, S.Th. Sebelum memiliki gedung gereja permanen, jemaat melangsungkan ibadah di rumah Bp. Dharmo Samingun, dan kemudian di rumah Bp. Amat. Atas berkat Tuhan dan hasil rembug desa, tempat ibadah dibangun di atas tanah kas Desa Nguter, yang kemudian direnovasi pada 1 Juli 2006. Seiring waktu, Tuhan memberkati gereja dengan perluasan lahan: pertama, 300 m² di sisi barat hasil pembelian jemaat dengan dana 750 juta dari persembahan satu keluarga; kedua, 300 m² di sisi belakang dari keluarga lain yang dipakai Tuhan untuk mempersembahkannya. Hingga kini, total luas tanah gereja mencapai 1.000 m², terdiri dari dua sertifikat dan satu leter D.
Proses Pendewasaan Gereja
- Wacana muncul melalui Visitator Klasis Wonogiri XX dan sidang Majelis GKJ Sukoharjo pada 28 Juni 2002, mencakup wilayah selatan: Nguter, Begajah, Jangglengan, dan Serut.
- Wacana ini berkembang menjadi pergumulan yang dilaporkan pada Sidang Majelis GKJ Sukoharjo, 12 Juli 2002, dengan keputusan: penjemaatan dan penentuan langkah strategis.
- Panitia dibentuk dan konsep pendewasaan dijalankan dengan pendampingan teologis dan organisasi oleh Pdt. Em. Thomas Sukamsi, S.Th. dan Pdt. Idi Bangun Mulyono, S.Si.
- Konsep "Dewasa" diubah menjadi "Pemanggilan Calon Pendeta" dan disahkan melalui Sidang Majelis Regulair GKJ Sukoharjo. Panitia pemanggilan dibentuk pada 21 Juni 2004.
- Konsep ini disahkan dengan Akta Sidang Klasis Sukoharjo I No. 21, dan didampingi oleh Visitator Klasis melalui visitasi periodik.
Proses Pemanggilan Calon Pendeta
Calon pendeta: Ibu Reny Woro Sulistyo, S.Si., alumni Universitas Duta Wacana Yogyakarta. Perkenalan: 19 November 2006. Masa orientasi: 9 Desember 2006 - 9 Maret 2007. Pemilihan: memperoleh 94,4% suara. Masa pembimbingan: Mei - Oktober 2007. Ditahbiskan pada Sidang Kontrakta, 17 November 2007.
Profil GKJ Nguter
Secara geografis, GKJ Nguter berada di pinggir jalan raya antarprovinsi: Desa Nguter RT 01/RW IV, Kec. Nguter, Kab. Sukoharjo, Telp. (0271) 6594368, Kode Pos 57571. Lingkungan majemuk dan kondusif. Mayoritas jemaat adalah petani dan pedagang.
Pepanthan GKJ Nguter
- Pepanthan Begajah: Jln. Raya Solo-Wonogiri Km 4,5, Kel. Begajah. 2,5 km dari GKJ Nguter. Tanah hak guna bangunan, 435 m².
- Pepanthan Jangglengan: Dk. Ngandong, Ds. Jangglengan. 7 km tenggara dari GKJ Nguter. Tanah hak milik, 91 m².
- Pepanthan Serut: Ds. Serut. 6 km timur dari GKJ Nguter. Bangunan semi permanen di atas tanah milik gereja, 1.000 m².
Profil GKJ Nguter
GKJ Nguter berada di lokasi strategis di jalan raya antarprovinsi, dengan alamat: Desa Nguter RT 01/RW IV, Kec. Nguter, Kab. Sukoharjo. Telp. (0271) 6594368. Jemaat kami hidup dalam masyarakat majemuk dengan kerukunan lintas agama, dan mayoritas berprofesi sebagai petani dan pedagang.
Wilayah Pelayanan (Pepanthan)
-
Pepanthan Begajah
Jln. Raya Solo-Wonogiri Km 17, Kel. Begajah, Kec. Sukoharjo — 5 km dari GKJ Nguter.
Tempat ibadah dibangun di atas tanah hak guna bangunan seluas 435 m². -
Pepanthan Jangglengan
Dk. Ngandong, Ds. Jangglengan, Kec. Nguter — 7 km tenggara dari GKJ Nguter.
Bangunan berdiri di atas tanah hak milik seluas 91 m². -
Pepanthan Serut
Ds. Serut, Kec. Nguter — 6 km timur dari GKJ Nguter.
Bangunan semi permanen di atas tanah bersertifikat hak milik gereja seluas 1.000 m².